Dalam Negara demokrasi kita sekarang ini mungkin hampir 0%
masyarakat di dalamnya yang buta akan politik. Dari kalangan pelaku dan dalam
tanda kutip victim. Tapi dalam penerapannya kita masih sering bertanya-tanya apakah
ini memang jalan yang harus di tempuh.
Ya. Jalur politik memang jalur yang terbilang memiliki
prospek besar. Masa depan gemilang, rasa hormat, dan kekuasaan yang di dapatkan
sering membuat orang kepincut untuk terjun di dunia politik tanpa tau apa yang
terbaik yang harus di lakukan dengan politik itu sendiri.
Pada dasarnya politik itu sendiri menurut admin sama
pentingnya dengan hukum. Dalam politik kita diajarkan untuk mencapai sesuatu
dengan cara diplomatis. Tanpa perlu perang dan kekerasan. Tapi bagaimana hasil
yang kita lihat di masyarakat saat ini?.
Banyak kekacauan yang benar benar parah di karnakan politik.
Memicu perang saudara, ras, agama, bahkan Negara. Dengan menilik apa yang bisa diperbuat
dengan politik diatas mungkin kita perlu merenung dan mengkaji ulang fungsi
politik itu sendiri dan bagaimana mempergunakan dalam Negara demokrasi terbesar
di dunia ini.
Politik sendiri secara harfiah akan diartikan untuk di
perbolehkan memakai segala cara untuk tujuan kita. Tapi jangan lupa,
pertimbangkan ulang apa yang akan kita lakukan. Baik atau tidak. Di perlukan
kematangan dalam berfikir dan bertindak dari pelaku politik untuk benar-benar
mencapai tujuan politik yang baik untuk kemaslahatan umum.
Sebenarnya, menurut admin sendiri. Ketika politik itu di
pergunakan untuk hubungan diplomatis. Mayoritas akan menghasilkan politik
bersih dan baik. Tapi jika politik dipakai untuk mendapat kekuasaan, pembenaran
dan dukungan. Rata-rata akan menghasilkan politik kotor yang banyak kita kenal
saat ini. Dikarnakan pemahaman politik pada mayoritas masyarakat kita sendiri
masih kurang. Tapi untuk semangat berpolitik jangan di tanya. Untuk sekarang
mayoritas masyarakat Indonesia hanya tau politik untuk pemilihan pemimpin,
bagaimana cara agar partai menang. Bahkan untuk koalisipun coba saja di survey,
mereka banyak yang tidak mau. Mereka tidak mengerti apa tujuan politik itu
sendiri. Yang mereka tau adalah bagaimana cara menang. Dengan cara apapun dan
jalan apapun serta terkadang modal berapapun.
Mari kita tinjau, Sudah cukup begitu banyak pertikaian dan kerusakan yang kita
alami yang di sebabkan oleh politik salah dan kotor. Perang saudara, bunuh diri
karna kalah pemilu, atau bahkan pembunuhan dan aksi kekerasan oleh kubu yang
berlawanan. Tanpa mereka tahu bahwa nanti para petinggi berkoalisi di karnakan
tujuan yang sama. Dan demi keuntungan diplomatis yang di dapatkan.
Jadi, mari kita mulai belajar untuk memahami politik dan
mulai mensosialisasikan dengan orang terdekat bagaimana seharusnya politik itu
berjalan.
Percayalah, dunia tidak akan lebih baik dengan cara menghasut, suap,
dan berbagai jalan kotor lain yang mengatasnamakan politik.
0 comments:
Post a Comment